SMAN 1 Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, melaksanakan program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja Prestasi Tahun 2026 selama Oktober melalui berbagai kegiatan pembinaan dan pengembangan minat serta bakat peserta didik di bidang akademik, olahraga, seni, dan kebahasaan. Program ini bertujuan mempersiapkan siswa menghadapi kompetisi seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N).
Kegiatan yang berlangsung di SMAN 1 Pariangan tersebut melibatkan peserta didik sesuai minat dan bakat masing-masing, dengan dukungan guru sebagai pelatih serta pendamping. Program ini diketuai oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Tri Doni Eka Putra, di bawah dukungan Kepala SMAN 1 Pariangan, Fera Dewi Angreni. Pada bidang akademik, pembinaan difokuskan pada OSN bidang ekonomi, informatika, biologi, dan astronomi. Sementara itu, bidang olahraga mencakup panjat tebing, silek, bulu tangkis, dan karate. Di bidang seni, siswa mendapatkan pembinaan musik tradisi, gitar, dan fotografi. Adapun bidang kebahasaan meliputi jurnalistik, monolog, dan baca puisi.
Sejumlah kegiatan telah dimulai pada Jumat, Sabtu, dan Minggu selama Oktober 2026 ini. Kegiatan tersebut antara lain pengimbasan film pendek, jurnalistik, fotografi, musik tradisi, dan gitar. Khusus pengimbasan film pendek, SMAN 1 Pariangan melibatkan empat sekolah, yakni SMAN 1 Batipuh, SMAN 1 Rambatan, SMAN 2 Sungai Tarab, dan SMAN 2 Batusangkar.
Kepala SMAN 1 Pariangan, Fera Dewi Angreni, menyampaikan bahwa program tersebut menjadi kesempatan untuk mengembangkan potensi peserta didik secara lebih terarah. “Melalui program ini, kami ingin memberikan ruang kepada setiap peserta didik untuk mengenali dan mengembangkan potensi yang dimilikinya. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, kami berharap mereka dapat meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” ujarnya.
Pelaksanaan program diawali dengan pembekalan kepada guru mengenai pengenalan talenta, minat, dan bakat peserta didik. Tahap berikutnya adalah pemetaan talenta untuk mengidentifikasi potensi siswa sehingga pembinaan dapat disesuaikan dengan kemampuan dan bidang yang diminati. Ketua Pelaksana, Tri Doni Eka Putra, menekankan pentingnya pemetaan sebagai dasar dalam menentukan arah pembinaan siswa. “Kita perlu mengenali minat dan bakat peserta didik terlebih dahulu, kemudian memberikan pendampingan yang sesuai. Dengan demikian, potensi mereka dapat dikembangkan secara lebih terarah sebagai bekal mengikuti OSN, FLS3N, dan berbagai kompetisi lainnya,” ungkapnya.
Program BOS Kinerja prestasi tersebut diperoleh SMAN 1 Pariangan dari Pemerintah Pusat (melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah). Karena pertimbangkan capaian prestasi sekolah dalam beberapa tahun terakhir, baik di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, maupun internasional.
Melalui program ini, sekolah berharap pembinaan talenta dapat berlangsung secara berkelanjutan serta mendorong lahirnya peserta didik yang kreatif, terampil, berprestasi, dan memiliki daya saing. Berbagai kegiatan lanjutan juga direncanakan untuk memperluas kesempatan siswa dalam mengembangkan kemampuan sesuai dengan potensi masing-masing.
Tinggalkan Komentar